Hidup itu seperti irama lagu, terkadang kita terbawa nada irama yang membuat kita mengikuti tanpa sadar. Sedih-senang, Suka-duka, Tangis-Tawa, Semua terlewati begitu saja walaupun awalnya begitu berat kita memulai dan menjalaninya. Kita dapat bertahan walau tertatih dengan tetesan air mata yang membasuh luka teramat sakit dalam kesedihan. Tapi mengapa kita tidak menyadarinya? Tapi mengapa kita tidak berkaca pada masa lalu? Tapi mengapa kita terus mengeluhkan masa lalu? Sementara kita telah berhasil melewati kepedihan itu.